Langkau ke kandungan utama

ISLAM YANG INDAH DAN BERSIFAT GLOBAL.


(Pertemuan dengan kawan lama Us. Zulkefli akaun di rumah Bangi 25/12017). Beberapa hari sebelumnya pertemuan dengan Kamal Wong, Us Ulfah, Us Azmi dan Us Hud.



Manusia yang hidup di muka bumi ini memerlukan berbagai-bagai keperluan dan kelengkapan hidup. Keperluan ini adalah untuk menyempurnakan khidupan mereka dalam dua negara iaitu negara terdekat, dunia namanya dan negara yang jauh atau Akhirat namanya kekal abadi. 


Manusia itu diciptakan ada jasad lahir dan ada jasad batin. Jasad lahir atau jawarih ialah anggota lahir atau fizikal yang dapat dilihat dan disentuh. Jasad batin pula ialah anggota yang bersifat maknawiyah dan rohaniah, iaitu terasa adanya, tetapi tidak dapat dilihat dan disentuh. 


Kedua-dua jasad yang ada pada manusia ini perlu dibekalkan keperluan hidupnya. Kalau tidak kedua-duanya akan rosak. Manusia itu akan melarat dan menderita di dunia dan di Akhirat. Kalau salah satunya sahaja yang diberi perhatian dan diberi keperluan hidupnya, maka ia tidak seimbang. Kalau jasad lahir sahaja diurus keperluannya, sedangkan jasad batin tidak diurus, senang hidup di dunia tetapi susah kehidupan di Akhirat. Kalau jasad batin sahaja diurus keperluannya sedangkan jasad lahirnya tidak diurus, senang kehidupan di Akhirat, susah kehidupan di dunia. Oleh itu, manusia hendaklah mengurus keperluan jasad lahirnya dan juga keperluan jasad batinnya. Barulah ia akan seimbang. Agar manusia boleh berbahagia di dunia dan berbahagia di Akhirat. Dengan demikian, barulah manusia dapat jadi manusia yang sempurna yang mendapat kebahagian di kedua-dua negara.


Jasad lahir manusia memerlukan makan minum, pakaian, tempat tinggal, seks, kesihatan, kemudahan, perhubungan, kemudahan mencari rezeki dan lain-lain lagi. Untuk itu manusia membangunkan tamadun lahir. Dibina bangunan dan rumah, jalan raya, dibuka ladang dan dicipta alat-alat pertanian, dibina kenderaan, kilang, pekan dan bandar dan berbagai-bagai lagi. Tamadun lahir ini sangat maju dan berjaya. Ia sudah hebat dan mengkagumkan dan sudah sampai kemuncaknya.


Jasad batin atau roh manusia juga perlu kepada makan minum dan pakaian bahkan lebih patut dijaga makan minum dan pakaiannya dari jasad lahir. Makan minum roh ialah keyakinan, solat, puasa, membaca Al Quran, tafakur Membaca sambil tadabbur al-Quran, zikir dan selawat adalah vitamin hati manusia. Dapatkan dalam dos yang diperlukan oleh kehidupan supaya yang hidup bukan sekadar tubuh tetapi juga hati dan roh. Pakaiannya pula adalah sifat taqwa iaitu melaksanakan segala yang diperintah dan menjauhi segala yang dilarang. Kalau sungguh-sunguh diamalkan dan dihayati, akan lahir sifat-sifat jujur, adil, benar, berkasih sayang, lemah lembut, pemurah, tawadhuk, pemalu, bertimbang rasa, sabar, redha, tawakal, bertolak ansur, mengutamakan orang lain, pemaaf, amanah, tekun, rajin, lapang dada, bekerjasama, simpati, belas kasihan, dan sebagainya. Hasilnya akan lahir perpaduan, kebahagian dan keharmonian yang diinginkan oleh manusia sejagat lebih dari keinginan mereka terhadap pembangunan material dan fizikal. 


Apa yang malang di akhir zaman ini, keperluan jasad lahir dan keperluan jasad batin tidak seimbang. Pembangunan material dan keperluan fizikal begitu menonjol, hebat dan canggih. Tetapi pembangunan rohaniah semakin menurun, semakin merosot, semakin kurang, teruk dan punah. Apabila pembangunan insaniah punah, maka runtuhlah akhlak manusia hingga menyapu bumi. Di tengah-tengah bangunan dan gedung-gedung yang tinggi dan indah, di situlah terdapat sarang placuran, lesbian dan homoseks. Di dalam keadaan bandar yang hebat dan gagah, penuh dengan lampu yang gemerlapan, disitulah berlaku penipuan, rasuah, rompakan, rogol, zina dan pembunuhan. Di dala kemewahan dan kemajuan material, disitulah berlaku penzaliman, diskriminasi, keangkuhan, khianat, hidup nafsi-nafsi, sombong, megah, penting diri, pembaziran, vandalisma, bohjan, bohsia, dan pergaulan bebas lelaki perempuan yang tidak ubah seperti haiwan. 


Di dalam kemajuan material itulah orang-orang tua terbiar, kucing dan anjing lebih disayangi dari anak-anak, hubungan suami isteri longgar, berlaku krisis rumah tangga, krisis politik dan berbagai-bagai krisis lagi. Manusia resah, gelisah, kecewa, putus asa hingga ada yang membunuh diri. Sungguh aneh dan pelik, ganjil dan menghairankan. 


Nafsu lebih jahat daripada syaitan. Syaitan akan mendapat jalan atau peluang yang sangat besar untuk merusak manusia jika nafsu tidak terdidik. Menghalau atau mengalahkan syaitan tidak bisa dilakukan dengan dijampi atau dibacakan ayat-ayat Quran. Cara melawan syaitan adalah dengan mendidik hawa nafsu. Jika nafsu terdidik niscaya syaitan akan kesulitan untuk mempengaruhi diri. Jika nafsu terdidik, jalan syaitan akan terputus. Yang boleh dilawan dengan dibacakan dengan ayat-ayat Quran adalah apabila syaitan merusak jasad lahir manusia. Jika hal ini terjadi, syaitan dapat dilawan dengan dibacakan Ayat Kursi, Surat An Naas dan lain-lain. Demikianlah menurut dalil atau nashnya. Tetapi jika syaitan menggoda dan merusak hati, bacaan-bacaan itu tidak dapat digunakan lagi. Jika hati rosak, rosaklah seluruh anggota badan. Oleh karena itu, kita tidak perlu merisaukan tentang syaitan tetapi didiklah nafsu dan bermujahadahlah. Jika nafsu tidak terdidik maka menjadi mudah bagi syaitan untuk mempengaruhi kita. Oleh karena itu perangilah nafsu.


Nafsu diperlukan untuk manusia. Namun berhati-hatilah. Karena nafsu, manusia boleh jadi akan kecewa, celaka dan masuk Neraka. Tapi nafsu juga bisa menjadi alat untuk mendapatkan kebahagiaan di dunia sebelum sampai ke Akhirat.
Ketika Allah menciptakan akal, Allah bertanya kepada akal, “Siapakah kamu, siapakah Aku ?” Jawab akal, “Saya hamba, Engkau Tuhan.” Kemudian Allah memerintahkankan akal agar maju ke depan dan mundur ke belakang. Akal mematuhi perintah Allah. Hal ini menunjukkan bahwa akal begitu taat kepada Allah.


Kemudian Allah menciptakan nafsu. Ketika Allah bertanya kepada nafsu, “Hai nafsu, siapa engkau, siapa Aku ?” Nafsu menjawab dengan sikap membantah, “Engkau Engkau, aku aku.” Karena itulah Allah murka kepada dan kemudian Allah memberikan didikan kepada nafsu agar insaf. Allah memasukkan nafsu ke Neraka selama 100 tahun, ia dipukul dan dibakar hingga hangus menjadi arang. Kemudian setelah nafsu dikeluarkan dari neraka, Allah bertanya lagi kepadanya, “Siapa engkau, siapa Aku?” Setelah semua itu, barulah nafsu mengenal Tuhannya, ia menjawab, “Engkau Tuhan, aku hamba”
Ketika Allah menciptakan Nabi Adam as, Allah memasukkan akal dan nafsu ke dalam dirinya. Ketika Nabi Adam datang ke bumi, keturunan manusia bertambah banyak. Maka peranan nafsu dan akal tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Kemungkaran yang terjadi di atas muka bumi ini adalah dari nafsu, bukan dari akal.


Karena akal dan nafsu ada dalam diri manusia, maka terjadilah pertentangan antara satu sama lain. Peperangan nafsu dan akal tidak pernah ada henti-hentinya. Kadang-kadang nafsu yang menang, kadang-kadang akal menang. Buktinya, jika kita berhadapan dengan perbuatan yang baik, maka nafsu akan menolaknya dan mengajak kepada kejahatan sedangkan akal mengajak kepada kebaikan. Kalau kita mengikuti nafsu, artinya kita kalah. Sebaliknya, jika kita mengikuti akal maka kita menang.


Namun bagaimanapun nafsu tetap diperlukan oleh manusia. Bila nafsu musnah, manusia juga akan musnah. Sebagai contoh adalah nafsu makan. Nafsu makan tidak akan hilang karena merupakan fitrah alami manusia. Jika nafsu makan tidak ada, manusia akan mati. Begitu juga dengan nafsu terhadap lawan jenis. Jika nafsu ini tidak ada, maka manusia tidak akan berketurunan. Pernah seorang sahabat datang kepada Rasulullah dan memberitahukan bahwa ia ingin membunuh nafsunya agar ia dapat bersungguh-sungguh berjuang. Tetapi Rasulullah melarang karena Rasulullah sendiri juga berumah tangga dan beliau menyukai jika umatnya mempunyai keturunan yang banyak. Pernah juga ada seorang sahabat yang mengatakan kepada Rasulullah bahwa ia ingin berpuasa terus menerus agar dapat lebih berbakti kepada Allah. Rasulullah juga melarangnya karena Baginda sendiri juga berpuasa dan jberbuka. Rasulullah juga tetap bermasyarakat dan berjuang untuk menegakkan kehidupan di dunia dan dan Akhirat. Jadi, Rasulullah memberi jalan tengah. Nafsu ini tetap diperlukan untuk manusia. Akan tetapi, jangan sampai salah langkah sehingga membawa kita ke Neraka. Rasulullah bersabda tentang nafsu ini,

“Ada dua lubang yang dapat menyebabkan seseorang masuk ke Neraka, yaitu lubang faraj dan lubang mulut.” (Riwayat Tirmidzi)
Nafsu juga dapat kita jadikan kuda untuk ke Syurga. Sebagian orang jika mendengar kata nafsu, hanya terbayang hal-hal yang jahat saja. Sedangkan nafsu itu adakalanya jahat, adakalanya baik. Nafsu akan menjadi baik jika dilatih. Imam Al Ghazali mengibaratkan nafsu itu sebagai anjing, jika dilatih akan menjadi baik.



Ulasan

Catatan popular daripada blog ini

TETAMU ALLAH

MENJADI TETAMU ALLAH.

Tetamu Allah adalah satu gelaran sangat istemewa dalam Islam.  Allah dan Para Rasul sendiri memberikan layanan istemewa kepada tetamu. Dalam Islam wajib melayani tetamu yang datang bertamu ke tempat kita. Bagi umat Islam yang tahu kelebihan gelaran tersebut mereka akan berusaha dan memasang cita-cita untuk mendapat menjadi "Tetamu Allah ". Manusia di dunia ini dapat menjadi tetamu negara sebagai VIP itu pun manusia sudah rasa sangat berharga dan istemewa. Kerana menjadi tetamu VIP akan menerima layanan lima bintang. 

Betapalah apabila manusia kalau dapat menjadi tetamu Allah ia akan merasakan sepanjang hidupnya bahkan ia akan diberikan nilai sampai ke  Akhirat. "Pergi ke Makkatul Mukarramah tempat yang bersejarah. Manunaikan ibadah kemuncak rukun Islam yang lima Di sana umat Islam menjadi tetamu-tetamu Allah Kenalah menjaga adab-adabnya dengan sempurnanya". ( sedutan madah Abuya Imam Ashaari Muhammad At Tamimi ).

Satu istilah yang disebut oleh Allah d…

KEAJAIBAN SUNGAI FURAT DAN DAJLAH TANDA KIAMAT.

KEAJAIBAN SUNGAI FURAT DAN DAJLAH TANDA KIAMAT.
(Sungai Dajlah).

Mengimbau kembali XPDC penulis ke Iraq melalui jalan darat dari Jordan pada 9 januari 1990. Menaiki kereta jenis GMC yang boleh memuatkan 9 penumpang. Kali ini penulis hendak kongsikan maklumat berkaitan dengan sejarah Sungai Furat dan Dajlah. Rujukan kebanyakkan dari risalah-risalah yang di terbitkan oleh kerajaan Iraq. Perjalanan darat dari Jordan ke Iraq mengambil masa 12 jam. Sepanjang perjalanan terlalu banyak sekatan tentera di dua buah negara tersebut. Terutamanya semasa berada di kawasan Iraq. Sejarah purba dan sejarah moden Iraq banyak berkaitan dengan sungai tersebut. Furat dan Dajlah merupakan antara sungai yang memiliki ikatan sejarah yang kuat dengan ajaran Islam. 

Sungai yang menjadi sumber mata air di Anatolia, Turki, dan bermuara di Teluk Persia itu berkali-kali disebutkan dalam berbagai hadis. Sungai Furat juga dikaitkan dengan Nabi dan rasul sebelum Nabi Muhammad SAW. Ia juga dikaitkan dengan tanda kiamat s…

ASAL USUL KAMPUNG DATUK KERAMAT.

PUSAT PENGAJIAN ABUYA PRAKTIKAL.
( Pasar Datuk Keramat dikaitkan dengan pasar Siti Khadijah Kelantan ).

BAGI warga kota, nama Kampung Datuk Keramat memang tidak asing lagi, bukan saja kerana ia antara kawasan perkampungan Melayu terbesar di ibu negara, tetapi ia juga adalah syurga makanan. Sebut saja makanan apa, pasti dapat dijumpai di situ.Begitu juga setiap kali kedatangan bulan Ramadan, Kampung Datuk Keramat bertukar wajah menjadi pesta makanan dengan ratusan gerai menjual pelbagai jenis makanan tempatan terutamanya di kawasan Pasar Datuk Keramat. Dalam kemeriahannya sebagai syurga makanan, ramai yang tidak tahu asal-usul nama penempatan ini. BH Plus menyingkap maksud di sebalik nama perkampungan ini. 

ABUYA memulakan jemaah pengajiannya di kampung Datuk Keramat. Ketika itu kumpulan pengajian Abuya dikenali dengan pengajian ".RUMAH PUTIH". Dipanggil rumah putih kerana rumah tersebut berwarna putih. Di markaz tersebut diadakan perjumpaan dikalangan ahli pengajian. Program tet…